Meraih Taqwa Dengan Berqurban

Meraih Taqwa Dengan Berqurban

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh,

Bulan Dzulhijah sudah didepan mata, Bulan yang diberkahi oleh Alloh SWT, hal ini karena didalamnya bulan dimana Rukun Islam ke 5 yaitu HAJI ditunaikan bagi setiap muslim yang mampu, dan semoga kita sekalian Alloh Jadikan hambanya yang mampu menunaikannya. Selain itu bulan dzulhijah juga di mulyakan dengan adanya Ibadah Qurban penyembelihan Binatang Ternak, dan semoga tahun ini Alloh juga memberikan kesempatan untuk keluarga kita menunaikan ibadah Qurban, Aamiin Ya Robbal ‘alamiin.

Adapun dalil-dalil tentang Qurban adalah sebagai berikut :

“ Maka dirikanlah Sholat karena Rabbmu ( Tuhan) dan Berqurbanlah”. ( Al Kautsar ayat 2)

“ Barang siapa yang memiliki kelapangan harta, tetapi dia tidak menyembelih Qurban, maka jangan sekali – kali ia mendekati tempat Sholat kami “( HR. Ahmad 1/32, Ibnu Majjah, 3123, dari Abu Hurairah dengan sanad Hasan).

“ Dikatakan oleh ‘Atha’ bin Yassar: Aku bertanya pada Ayub al anshari : Bagaimana hewan-hewan Qurban pada masa Rosululloh SAW ? “ adalah Seorang Pria berqurban untuk Dirinya dan Keluarganya” ( HR. Tirmidzi 1565 dengan sanad Hasan)

“ Kami berqurban bersama Nabi SAW pada waktu Hudaibiyah satu ekor unta untuk 7 Orang, dan satu ekor sapi untuk 7 orang “ ( HR. Muslim 350, dari Jabir bin Abdullah).

“ Makanlah Daripadanya (daging qurban) , berilah makan orang lain dari padanya ( daging qurban) , dan simpanlah “ ( HR. Bukhari dari salamah bin al akwa’)

Kenapa Harus berqurban ?

  1. Qurban adalah Amalan Nabi Muhammad SAW dan Sahabat RA
  2. Hukumnya Sunnat Muakkad ( sunah yang sangat dianjurkan)
  3. Pahalanya lebih utama dari pada sedekah walaupun senilai dengan dana yang dikeluarkan untuk berqurban

Oleh karena itulah kami mengajak kepada saudara sekalian yang diberikan kemampuan oleh Alloh SWT untuk berqurban, dengan binatang qurban seperti kambing untuk 1 pribadi atau sapi untuk 7 orang / 7 keluarga ( HR. Tirmidzi 1565 dengan sanad Hasan)

Santunan door to door Yayasan Insan Mutiara Indonesia Kepada Yatim dan Dhuafa Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Santunan door to door Yayasan Insan Mutiara Indonesia Kepada Yatim dan Dhuafa Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Assalamualaikum Wr. Wb

Aksi solidaritas berbagi di tengah wabah virus Corona atau Covid-19 terus bertumbuh di Jakarta dan sekitarnya . Mulai ASN, pengusaha, Ormas, LKS dan yang Lainnya sebagai bentuk kepedulian.

Ada yang berbagi APD, sembako sampai nasi bungkus, termasuk mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker kain saat beraktivitas di luar rumah.

Seperti halnya yang di lakukan oleh lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) IMI (Yayasan Insan Mutiara Indonesia ) terus berbagi kali ini agak berbeda dengan biasanya menyambut Hari Raya pada tanggal 20 untuk penerima yatim, piatu dan duafa dari mulai sembako, pakaian dan uang tunai sebagai wujud berbagi kebahagian menyambut datangnya hari raya idul fitri 1441 H. Yayasan Insan Mutiara Indonesia juga menerima dan menyalurkan zakat, infaq, shodaqoh dari para donatur secara langsung door to door, bekerja sama dengan ketua lingkungan setempat.

Ibu Maswanih selaku Ketua Rt 002/011 mengaku sangat bangga kepada Yayasan Insan Mutiara Indonesia yang selalu berbagi kepada lingkungan warganya dan ternyata bukan hanya di lingkungan nya saja tapi juga mencakup wilayah RW lain.
umumnya lingkungan di Wilayah Kecamatan Pasar Minggu, di tengah pendemi virus Corona tentunya sangat bermanfaat sekali untuk warganya ungkap nya.

Suroyo selaku ketua yayasan menyampaikan apa yang sedang di lakukan oleh lembaga sosial ini ikut membantu tugas Pemerintah dalam rangka memperhatikan kesejahteraan sosial masyarakat yang kurang mampu terlebih adalah anak-anak yatim dan dhuafa.

Segenap pengurus dan Civitas yayasan Insan Mutiara Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas partisipasi semua pihak khususnya para donatur yg tiada henti selalu berbagi kebahagian kepada yatim dan dhuafa binaan yayasan Insan Mutiara Indonesia.

Sempurnakan Puasa Ramadhan Dengan berzakat

Sempurnakan Puasa Ramadhan Dengan berzakat

Bismillahirahmanirrahim

Assalamualaikum Wr.Wb

Alhamdulillah Puji Syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat,nikmat iman,nikmat sehat,dan berkah yang dilimpahkan atas kita semua . Semoga bapak / ibu saudara senantiasa dalam lindungan dan ridhanya Allah SWT

Bulan Ramadhan tidak terasa sudah memasuki separuh bulan,malam -malam yang penuh dengan keutamaan jangan sampai terlewatkan di bulan ramadhan ini selain puasa kita juga harus mengeluarkan zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan untuk bertujuan menyempurnakan puasa kita di bulan ramadhan.

Zakat fitrah sendiri ialah zakat yang dikeluarkan bertepatan dengan momen bulan ramadhan dan juga sebelum hari raya idul fitri,yang diwajibkan kepada setiap orang islam baik orang tua dan anak anak sekalipun,miskin atau kaya,merdeka atau hamba sahaya.

Takaran Zakat Fitrah

“Rasulullah mewajibkan zakat fitrah dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum, baik atas budak, merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil, maupun dewasa dari kalangan kaum muslimin,” (HR. Bukhari).

Besarnya zakat fitrah yang harus dikeluarkan untuk setiap orang muslim adalah satu sha. Satu sha adalah seukuran empat genggam dua telapak tangan. Satu Sha sama dengan empat mud. Ukuran satu mud adalah 573,75 gr. Empat mud sama dengan 573,75 gr x 4 = 2.295 gr. Untuk memudahkan dalam penghitungan dan jangan sampai kurang dari ukuran yang biasa dipakai orang Arab, satu sha atau empat mud, maka apabila dikonversikan kepada beras, maka menjadi 2,5 kg beras.

Pembayaran zakat fitrah sebesar 2,5 Kg beras tersebut adalah untuk satu orang dan bukan untuk satu keluarga. Dan jika untuk satu keluarga, maka tergantung pada berapa jumlah anggota keluarganya, dikalikan 2,5 kg beras. Jika pembayaran zakat fitrah ini dilakukan dengan menggunakan uang, maka harganya ataupun nilainya adalah sebesar harga beras 2,5 Kg yang biasa dikonsumsi sehari-hari pada saat itu.